
Saya tak mengerti apa yang terjadi pada negeri ini
Apa salah si putih hingga mendapat label yang tak pantas
Tak ingatkah mereka ia menjadi bagian dalam seremoni romantis
Kini warnanya pudar akibat debu dan terik fatwa
Saya tidaklah membenarkan si putih
Ia terlalu takut terkotori warna-warni semu
Bukan pula pendukung si merah, si biru, dan si kuning
Mereka selalu lupa cat dasar yang membuat mereka megah
Ini ttg mereka yg beraliran “Switzerland” (pihak tengah) yg srng kita sebut golput ya..?
Mereka yg takut terseret pd hal” yg sdh terlanjur keluar dr ideologinya, shg menjadi demokrasi yg menakutkan..?
Maaf kalau saya salah… >_<
Iya ini memang golput tetapi tidak ada hubungannya dengan aliran “switzerland”. Tulisan ini tentang golput yang dicap haram oleh fatwa MUI. Padahal golput juga sebenarnya menyuarakan sesuatu yaitu suara kecewa terhadap demokrasi yang terjadi dan secara tidak langsung menuntut adanya perubahan hanya saja cara mereka salah..
Wawasan kamu luas juga ya… Trims kunjungannya…
Saya sebut Switzerland krn mereka negara yg sm spt kaum putih, ingat waktu PD II.. hehe
Terima kasih kembali sdh menyediakan tempat u/ saya di blogroll anda..^^
Salam hangat,
classically
Ya, benar swiss adalah negara netral saat perang dunia II, tidak memihak ke blok manapun… Saya baru ingat…
Waktu pemilu kemarin aku bingung antara golput dan memilih. Akhirnya aku memilih dan akhirnya ngga menyesal setelah baca puisi ini walau jagoanku kalah
Hi, I like your article and all the great tips that are mentioned on it, it has really helped out. Thanks for share the information. I hope you can visit my blog and give me suggestion. Thanks again.
Putri sm dgn saya.. Akhirnya saya menentukan pilihan dlm satu detik & semoga ia pemimpin yg terbaik u/ rakyat..
Elcharis kpn buat puisi yg baru..?
Saya tunggu ya..^^
Beberapa hari ini saya sangat sibuk dan juga belum ada ide. Mudah-mudahan dalam waktu dekat blog ini saya upadate lagi. Terimakasih…